Tuesday, 7 November 2017

keputusan output terbaru

OASE EKSPLORASI 2017 sudah selesaiiiiii!!! Dan hasil output aku sudah berbeda dengan yang aku rencanakan waktu itu. ternyata bahan bahan untuk outputnya tidak cukup untuk membuat yang seharusnya aku mau buat. jadi ini adalah output terbaruku...



Aku ingin membuat video outputku seperti berita yang biasanya aja di TV, aku menjadi pembaca beritanya. Di awal-awal video, Aku akan menjelaskan tentang perjalanan aku dan teman-teman ke P. Harapan, lalu aku akan menjelaskan tentang wawancara dan memperlihatkan video wawancara. Untuk wawancara yang tertulis dan tidak di rekam, aku akan membacakan wawancaranya di dalam video output ini.







Aku mewawancarai 5 orang di P. Harapan
1. Dr. Mirsal (Kepala puskesmas di P. Harapan) (wawancara di depan kamera)
2. Dian (warga) (wawancara di depan kamera)
3. Delisa (warga) (wawancara di depan kamera)
4. Wita (warga) (wawancara di tulis)
5. Asra (warga) (wawancara di tulis)

pertanyaan:
ibu Wita & Kak Asra (tertulis) #1
  1. Dari kapan tinggal di P. Harapan
  2. Biasanya kalau sakit berobatnya dimana saja?
  3. Sakit apa yang paling parah yang pernah di alami?
  4. Sakit apa yang paling sering di alami?
  5. Kalau sedang sakit masih melakukan kegiatan?


Kak Delisa & Ibu Dian (di rekam) #2
  1. Sudan berapa lama tinggal di P. Harapan?
  2. punya anak berapa? (Kalau punya)
  3. Dulu melahirkannya dimana?
  4. kalau ada orang yang sakit parah dibawanya kemana?
  5. Kale dibawa ke pulau lain dibawanya pakai apa?



Dokter Mirsal (di rekam) #3
1. Sudah berapa lama jadi dokter di P. Harapan?
2. Penyakit apa yang parah yang pernah ditangani di P. Harapan?
3. Kalau sakitnya terlalu parah dibawa kemana?
4. Kalau dibawa ke pulau lain biasanya di bawa pakai kendaraan apa?
5. Kenapa mau jadi dokter di P. Harapan?
6. Puskesmas ini dibangun dari tahun berapa?
7. Sebelum ada puskesmas di P. Harapan warga berobat dan melahirkannya dimana?
8. Biasanya sehari menerima berapa pasien?
9. Kalau ada pasien yang harus di operasi, operasinya di P. Harapan aja tau di Pulau lain?
10. Puskesmas ini buka dari jam berapa sampai jam berapa?






Wednesday, 18 October 2017

Dummy Output

Proyeksi liputan di pulau Harapan

Background Liputan
Pulau Harapan adalah pulau yg dekat dengan kota Jakarta dan menjadi wisata air yang menarik bagi pengunjung. selain banyak pengunjung pulau harapan juga di tempati oleh warga asli sana. pulau Harapan juga terkenal akan kebersihannya. atas dasar ini lah pulau Harapan menarik untuk di dokumentasikan

Stock shoot:
1. Kapal yang digunakan untuk menyeberang ke Pulau Harapan
2. Pelabuhan kapal di Jakarta
3. Pantai yang ada di Pulau Harapan
4. Hamparan Lautan
5. suasana pantai saat matahari terbenam
6. Warung yang ada di pantai
7. Tempat penginapan peserta OASE
8. Aktivitas peserta OASE yang lagi mengerjakan tugas
9. Aktivitas warga yang tinggal di pantai
10. Aktivitas snorkling (diambil menggunakan camera handphone)

Interview
warga (dewasa)(di pantai)
pertanyaan:
1. Apakah ada puskesmas di Pulau Harapan?
2. Bila ada ibu hamil periksanya kemana? di Bidan atau Dokter?
3. Kalau melahirkan dimana?
4. Setelah melahirkan apakah ada kebiasaan kebudayaan?
5. Kalau ada orang yang harms di opname, opnamenya dimana?
6. Kalau ada orang yang sakit parah harus dibawa keluar pulau, bawanya naik kapal khusus atau tidak?
7. Kalau ada orang yang meninggal dikubur dimana?

Tim Medis (di puskesmas)
pertanyaan:
1. Sudah berapa lama jadi dokter di Pulau Harapan?
2. Kira-kira sudah berapa banyak pasien yg dokter tolong?
3. Apa penyakit yang paling susah ditangani dokter?
4. Apa suka dan dukanya menjadi dokter?
5. Apakah anak-anak disini diimunisasi?

















Jadwal liputan
hari pertama:
shoot pelabuhan
shoot kapal
shoot hamparan lautan
shoot kegiatan OASE

Hari kedua:
shoot kegiatan OASE
wawancara warga dan tim medis
shoot tempat penginapan

shoot puskesmas
shoot Pantai

Hari ketiga:
menyesuaikan


Hari keempat:
shoot kegiatan OASE di pagi hari dan seterusnya
shoot kapal
shoot hamparan lautan
closing


Friday, 13 October 2017

Film dokumenter favoritku

HELEN KELLER Helen Adams Keller adalah seorang anak Yang BUTA, TULI, dan BISU yang bisa tumbuh menjadi Orang yang sukses. Helen sebenarnya terlahir sehat, tapi saat Helen berusia 19 bulan, Helen menderita penyakit yang oleh dokter dijelaskan sebagai “kemacetan akut perut dan otak”, atau mungkin demam jengkering atau meningitis. Orang tua Helen pun menemukan seorang guru bernama “Anne”. Anne pun mengajar Helen cara belajar membuat kata dengan gerakan jari. Anne tidak pernah menyerah dalam mengajar Helen, walaupun sudah dipukul dan dibuat susah. Saat Anne memompakan air dingin ke telapak tangan Helen, Anne mengeja kata w-a-t-e-r ke sebelah tangan Helen. Ketika Helen menyadari bahwa gerakan gurunya pada telapak tangannya itu melambangkan “air”, akhirnya Helen pun mengerti. Helen kemudian meminta Anne untuk diajari bagaimana mengeja benda-benda asing yang ada di dunianya. Aku suka sama film ini karena unik. Dulu aku kira orang yang punya kekurangan impossible menjadi sukses Dan ternyata orang yang punya kekurangan juga bisa jadi sukses

Tuesday, 10 October 2017

Paperclip challenge

Aku melakukan eksperimen ini di toko buah dekat rumah tanteku, aku memilih untuk tempat itu untuk paperclip challenge karena, penjualnya baik banget. Aku melakukan eksperimen ini sebelum aku pergi jalan-jalan bersama adik sepupu aku. Saat aku melakukan eksperimen ini, aku di temani oleh bundaku. Aku memilih penjual buah ini karena, orangnya baik, dan terlihat ramah. Sebelum aku melakukan eksperimen ini, aku mempernalkan diri dulu, dan cerita tentang homeschooling. penjualnya kaget melihat anak homeschooling yang ternyata punya tugas juga, dan penjualnya memberikan 1 jeruk. aku merasa lega saat sudah menukar paperclip dengan orang yang aku belum kenal, aku kira gak bakal ada orang yang mau menukar paperclip yang harganya mungkin hanya 1.000 dengan barang lain, dan ternyata ada juga.

Food Research

Halooo kawan-kawaaaann aku kemarin baru aja ke rumah tante aku, dan di rumah tante aku ada nenekku lagi liburan ke Jakarta. Nenek aku juga kalo masak enaaaak banget, psttt kadang-kadang ngelebihin restoran lho hihihi. Nenek aku kemarin masak gulai ayam. Pagi-pagi kita ke pasar dulu untuk membeli bahan-bahan yang perlu dibeli. Kita pergi ke pasar Harapan Indah. Ini adalah bahan-bahan yang nenek dan tanteku beli: . pedagang ayam: namanya Ibu Pamadia. Ibu Pamadia setiap hari berjualan dari jam 6 pagi. Ibu ini tinggal di Bekasi, dan memperbanyak stok ayam dari Pulo Gadung. . pedagang bumbu: namanya Bapak Dani. Bapak ini setiap hari berjualan dari jam 6 pagi. Bapak Dani tinggal di Babelan dan memperbanyak stok dari pasar Induk Cibitung. . pedagang buah: namanya Bapak Andre. Bapak Andre setiap hari berjualan dari jam 2 subuh. Bapak ini tinggal di Babelan, dan memperbanyak stok di pasar induk Cibitung juga.

Sunday, 1 October 2017

Diamond in a rough

Hey yoooo ini Anabel. Ini adalah tantangan eksplorasiku yang ke 3. Kali ini aku akan ngobrol ngobrol dengan penjual nasi kucing yang nasi kucingnya hampir persis dengan nasi kucing yang ada di Salatiga.
Nama: Mas Ali makanan favoritnya adalah nasi goreng. Dia pertama makan nasi goreng saat kelas 5 SD. Kamu tau? dia makan nasi goreng dalam 1 bulan sebanyak 20 kali! Dia suka makanan tersebut karena mas Ali memasaknya dengan menggunakan ciri khas dari daerahnya. Biasanya dia tidak pernah merayakan ulang tahunnya, kalaupun dia mau makan di hari ulang tahunnya, dia merayakannya dengan makan bakso.